AlternativeTextToShow

POLISI BELUM TETAPKAN TERSANGKA TERKAIT KEMATIAN 4 ORANG ANAK DI DALAM MOBIL

cats 

DINAMIKA KEPRI-Penyidik Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya empat bocah di Batam, yang ditemukan tewas di dalam mobil Subaru rongsokan di Pasar Cik Puan, Sei Panas, Kamis (28/2) lalu. Polisi menyatakan sampai saat ini belum menetapkan satu tersangka pun. “Kami masih penyelidikan, sampai hari ini belum ada tersangka yang kami amankan,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Ponco Indriyo dikonfirmasi,

Klarifikasi Ponco tersebut sekaligus merupakan bantahan atas romor yang menyebutkan, bahwa kepolisian sebenarnya sudah menangkap salah seorang yang diduga pelaku pembunuhan keempat bocah tersebut,
“Informasi adanya pelaku yang diamankan terkait keempat bocah ini, masih sebatas rumor. Kita terus melakukan koordinasi dengan tim, tapi hasilnya masih nihil,” tutur Ponco menjelaskan.

Menelusuri kematian misterius ini, kata dia, polisi sudah memeriksa sembilan saksi. Salah satunya adalah saksi seorang wanita yang melihat perempuan yang membawa dua dari empat bocah yang tewas itu menggunakan motor Yamaha Mio.

Ponco menambahkan, hingga kini pihaknya masih menunggu hasil tim Labfor Mabes Polri yang tempo hari turun langsung mengumpulkan bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami masih menunggu hasil Labfor, karena ini akan disampaikan secara tertulis,” ujarnya.

Ia mengakui secara lisan sudah mendapatkan bocoran terkait hasil penyelidikan tim Labfor Mabes Polri. “Namun secara formalnya menunggu hasil tertulis yang disampaikan langsung oleh tim,” katanya.

Kapan hasil Labfor dipublikasikan? Ponco menjawab diplomatis. “Akan disampaikan dalam beberapa hari ini,” imbuhnya.

Sekadar mengingatkan, kasus tewasnya empat bocah warga Kampung Durian, Sei Panas, Kamis (28/2) lalu, membuat warga kota ini heboh. Apalagi diketahui Maria Yelsan Fenge (6), Cosmas Ferson (4), Wihelmus Rudi (3) dan Aprileus Ama Mado (5), keempat bocah itu ditemukan di dalam mobil rongsokan.

Berbagai dugaan kematian keempat bocah itu berkembang. Pihak keluarga merasa yakin bahwa anak-anak mereka justru lebih dulu dibunuh, kemudian baru diletakkan di mobil rongosakan tersebut, Subaru Legacy BM 1306 XS. Sementara itu, hasil penyelidikan sementara polisi, keempat bocah tersebut juga tewas karena kehabisan oksigen saat bermain di dalam mobil rongsokan itu. (Ismail)

Short URL: http://dinamikakeprinews.com/?p=336

Posted by on Mar 11 2013. Filed under Kepri, Terkini. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

AlternativeTextToShow

Visitors :

015040
Visit Today : 4
Visit Yesterday : 17
This Month : 286
This Year : 3542
Total Visit : 15040
Hits Today : 7
Total Hits : 51983
Who's Online : 1
Your IP Address: 54.161.175.231
Server Time: 14-09-21
plugins by Bali Web Design

JOIN FACEBOOK

Categories

March 2013
M T W T F S S
    Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Photo Gallery

AlternativeTextToShow
Log in | © Copyright 2013 dinamikakeprinews.com All Right Reserved | dinamikakeprinews.com | Powered by msbach-btm